Wakil Ketua I DPRD Beltim Rohalba, S.Pt Memimpin Rapat Kerja Berkenaan Dengan Peran Perempuan Dalam Pembangunan di Kabupaten Belitung Timur

MANGGAR - Wakil Ketua I DPRD Beltim Rohalba, S.Pt memimpin Rapat Kerja berkenaan dengan Peran Perempuan dalam Pembangunan di Kabupaten Belitung Timur, pada Kamis (25/3).

Pertemuan tersebut digelar di ruang rapat DPRD dengan dihadiri oleh Kepala Disnakerkop dan UKM, Plt. Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Organisasi, Sekretaris Bappelitbangda, Kabid PPPA Dinsos PMD, Kabid Ketahanan Pangan Distangan beserta jajaran masing-masing.

Seusai acara, Rohalba mengatakan bahwa sebagaimana diketahui bersama, tanggal 8 Maret telah ditetapkan sebagai Hari Perempuan Sedunia/Internasional atau International Women's Day.

Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk dapat bekerjasama mengoptimalkan peran perempuan, karena berdasarkan data penduduk perempuan di Kabupaten Belitung Timur sebesar (+/-) 61.197 jiwa, dengan jumlah usia produktif 15 - 64 tahun yakni sebesar (+/-) 42.253 jiwa.

"Hal ini tentunya menjadi potensi yang cukup besar dalam upaya percepatan pemulihan pembangunan ekonomi di Kabupaten Belitung Timur", ungkapnya.

Selanjutnya Wakil Ketua I DPRD itu berharap, pemerintah daerah melalui OPD terkait, harus berusaha untuk mendorong peran perempuan dengan program kegiatan Pemberdayaan Perempuan diberbagai sektor, terutama di bidang ekonomi.

"Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen pemerintah daerah mulai dari proses perencanaan sampai evaluasi dengan data terpilah yang valid, sehingga dapat mengambil kebijakan Prioritas riil (nyata) yang tepat sasaran, tepat guna, dengan outcome (dampak) yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Belitung Timur", imbuh Politisi PKS tersebut.

Sementara itu saat diwawancarai terpisah, Efita Santy, S.Pt selaku Kabid PPPA Dinsos PMD mengungkapkan, salah satu upaya pemerintah dalam pemberdayaan perempuan adalah dengan peningkatan peran perempuan di segala sektor pembangunan baik itu di eksekutif, legislatif, yudikatif, politik maupun ekonomi.

Ia menambahkan, harapannya dengan tingginya peranan perempuan di jalur pemerintahan baik itu legislatif maupun di eksekutif akan menghasilkan lebih banyak kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada perempuan dan anak-anak, sedangkan dari sisi ekonomi akan menghasilkan perempuan-perempuan yang berdaya, sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.

"Dalam mewujudkannya, tentunya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, namun perlu sinergi dan koordinasi dari semua pihak terkait, salah satunya melalui pertemuan ini, semoga mampu mendorong kebijakan-kebijakan yang lebih responsif gender ke depannya", pungkas Efita.

Sumber: 
Humas Setwan
Penulis: 
#PerhuproSetwanBeltim
Fotografer: 
Im
Bidang Informasi: 
Setwan